Bincang Publik bersama Sekretaris Daerah Kota Solo

Dalam rangka menyambut pemilihan Sekretaris Daerah Kota Solo yang sebentar lagi akan berlangsung, Laboratorium Sosiologi FISIP UNS menyelenggarakan kegiatan Bincang Publik mengenai Peran Strategis Sekretaris Daerah untuk Membangun Kota di Masa Depan. Kegiatan ini berlangsung pada Hari Minggu, 6 Oktober 2018 di Rumah Banjarsari dengan Bapak Imam Subkhan sebagai moderator dan tiga pembicara lainnya:
Bapak Sutanto Sastroredjo (Pengamat Tata Kelola Kota)
Bapak Andre Rahmanto (Ketua BPC Perhumas Solo)
Heri Priyatmoko (Penulis Sejarah Kota)
Acara dimulai pukul 13:30 dan dihadiri oleh berbagai kalangan dari masyarakat setempat, mahasiswa, dan media. Acara diawali oleh moderator dengan bertanya kepada pembicara sebenarnya apa itu Sekretaris Daerah. Dan pertanyaan tersebut dijawab oleh Bapak Andre Rahmanto selaku Ketua BPC Perhumas bahwa Sekretaris Daerah atau yang biasa disingkat Sekda adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan karier tertinggi yang mana perannya strategis dalam menjalankan visi-misi dari walikota. Seperti yang dipaparkan oleh Bapak Sutanto Sastraredja sebagai Pengamat Tatakelola Kota, Sekda adalah sekretaris yang bertugas untuk mengurus kota bukan sekretaris dari seorang walikota. Dimana tugas Sekda adalah mampu membuat analisa, dan berkreasi untuk kotanya. Dalam Pemilihannya, Sekda sendiri ditentukan langsung oleh walikota. Walaupun demikian, calon Sekda juga harus dilihat rekam jejaknya barulah langkah selanjutnya walikota akan memilihnya. Seperti yang dikatakan oleh Bapak Andre Rahmanto, “Walaupun ditentukan oleh walikota, Sekda yang diharapkan untuk dipilih bukan hanya yang sekedar memiliki chemistry dengan Pak Walikota, tetapi juga harus bisa berkompetensi dan paham dengan visi-misi kota Surakarta. Tentu dalam hal ini Sekda tidak boleh menjadi partisan dan harus tetap menjaga netralitas birokrasi.”
Karena peran Sekda yang sangat vital untuk kemajuan kota, maka harapan dari Bincang Publik kali ini yaitu walikota harus memberikan transparansi kepada masyarakat siapa saja calon-calon Sekda yang akan dipilih nantinya. Profil masing-masing calon Sekda juga harusnya ditampilkan kepada media dan masyarakat agar masyarakat bisa memahami calon Sekda yang akan dipilih kedepannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *